ADP Pimpin Apel, Banyak PNS Datang Telat

749
Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra saat memimpin apel gabungan kesadaran di pelataran kantor Wali Kota Kendari, tadi pagi
Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra saat memimpin apel gabungan kesadaran di pelataran kantor Wali Kota Kendari, tadi pagi

“Gugurkan semua berbedaan. Jangan lagi ada sekat-sekat politik. Bantu kami menyukseskan program dan janji kepada masyarakat,”

Adriatma Dwi Putra
Wali Kota Kendari

LENTERASULTRA.com-Mental disipilin para pegawai di Pemkot Kendari harus di upgrade ulang. Sudah tahu bila tiap tanggal 17 saban bulan ada apel kesadaran di kantor Wali Kota, masih saja banyak yang telat hadir.

Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra menyaksikan langsung pegawainya yang berlari-lari masuk barisan apel, karena telat. Padahal, kala itu, kepala daerah termuda di Sultra itu sedang memberi sambutan.

“Lain kali jangan lagi ada yang telat begini,” tegur ADP-panggilannya-sembari ekor matanya memandang satu satu pegawai yang mendadak masuk barisan apel. ADP pantas kecewa. Pagi tadi, adalah pertama kalinya ia memimpin apel kesadaran, dihadapan ribuan pegawai Pemkot.

Jadwalnya, pukul 07.15 Wita. Seluruh pimpinan Organisasi Perangka Daerah (OPD) dan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) lingkup pemkot wajib ikut. Termasuk pegawai di kantor-kantor camat dan kelurahan.

Tapi pemandangan soal disiplin rendah aparaturnya terpampang jelas dihadapan ADP. Masih banyak pegawai yang datang terlambat. Padahal seharusnya sebelum dimulai seluruh peserta sudah berada dilapangan.

Saat sambutan itulah, ADP memperingatkan seluruh pegawai dan pejabat agar menghargai dan disiplin terhadap waktu. Dia juga menegur para PNS yang terlambata mengikuti upacara dan apel gabungan dipimpinnya itu.

“Saya sudah katakan bahwa kami akan suskes memimpin, jika saudara sekalian disiplin dan bekerja keras,” ADP dengan suara sedikit agak keras.

Sesekali, suami Siska Karina ini melihat konsep sambutannya. Tapi ia benar-benar terganggu karena matanya tak berhenti melihat pegawai lari-lari karena terlambat lalu masuk barisan upacara. “Saya berharap, kedepannya tidak ada lagi yang datang terlambat. Bukan hanya saat upacara atau apel, tetapi juga dalam berkantor,” tegasnya.

Masih berkaitan dengan kedisiplinan, mantan anggota DPRD Sultra itu, melanjutkan, tahun 2018 mendatang, semua instansi atau SKPD Kota Kendari sudah harus menerapkan apsen sidik jari atau finger print.

BACA JUGA:  Rusman Emba Serahkan APD ke RSUD Muna

“Saat ini, saya lihat baru ada beberapa yang menggunakan aplikasi itu. Dikarenakan ini guna meningkatkan disiplin pegawai, maka tahun depan sudah harus seluruhnya menggunakan absen sidik jari,” beber ADP.

Selain itu, dia juga menghimbau secara tegas agar perbedaan politik selama proses pemilihan dihilangkan. “Gugurkan semua berbedaan. Jangan lagi ada sekat-sekat politik. Kini sudah saatnya, kita semua bersama untuk menyukseskan seluruh program serta visi misi serta janji politik kepada masyarakat Kota Kendari. Saya berharap kalian semua membantu saya dan Sulkarnain dalam mempin sampai lima tahun kedepan,” pungkasnya. (isma)

Editor : Abdi Mahatma

Komentar Facebook




BERITA TERBARU

Kasus Baru Positif Covid-19 di Kendari Bertambah Tiga, Total 31 Orang

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Kasus pasien yang terkonfirmasi positif di Kota Kendari bertambah 3 orang pada Kamis (09/07/2020). Tiga warga tersebut berasal dari Kecamatan Kadia,...

Waspada Pinjaman Online dan Penawaran Investasi Ilegal, Tawaran Menggiurkan yang Merugikan  

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Fintech peer to peer lending atau yang biasa dikenal pinjaman online ilegal seperti tidak ada habisnya. Setelah menindak ribuan pinjaman tanpa...

Tiba di Sultra, Mendagri Ketemu Kawan Lama dan Pakai “Kampurui” Khas Buton

KENDARI, LENTERASULTRA.COM- Menteri dalam negeri (Mendagri) Prof. Tito Karnavian akhirnya tiba di Sulawesi Tenggara, Kamis (9/7/2020). Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) periode 13 Juli...

Mendagri Larang Bansos Berlabel Nama Kepala Daerah

KENDARI, LENTERASULTRA.COM -  Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Sulawesi Tenggara akan diselenggarakan serentak Desember 2020. Setidaknya ada tujuh daerah di Sultra yang akan menghelat...

Tewas Disiksa di Kapal China, Mayat ABK Indonesia Disimpan di Dalam Freezer

  BATAM, LENTERASULTRA.COM – Dua Kapal ikan China Lu Huang Yuan Yu 117 dan 118 ditangkap tim gabungan Polda Kepri, TNI AL, BIN Daerah Kepri, Bakamla,...

Tito Karnavian Tantang Calon Kepala Daerah di Sultra Adu Gagasan Terkait Covid-19

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Pemilihan kepala daerah akan diselenggarakan serentak Desember 2020. Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dalam kunjungan kerjanya di Sulawesi Tenggara menantang...

Mendagri Dorong Daerah Godok Perda Wajib Pakai Masker

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mendorong pemerintah daerah untuk menggodok Perda tentang kewajiban memakai masker. Hal ini diungkapkannya saat melakukan...

Laksanakan Kurban, Warga Diminta Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

KENDARI, LENTERASULTRA.COM  - Hari Raya Idul Adha kini tinggal menghitung hari. Pemerintah Kota  Kendari mengingatkan kepada warganya yang akan berkurban untuk tetap memperhatikan dan...

BERITA TERBARU

Kasus Baru Positif Covid-19 di Kendari Bertambah Tiga, Total 31 Orang

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Kasus pasien yang terkonfirmasi positif di Kota Kendari bertambah 3 orang pada Kamis (09/07/2020). Tiga warga tersebut berasal dari Kecamatan Kadia,...

Waspada Pinjaman Online dan Penawaran Investasi Ilegal, Tawaran Menggiurkan yang Merugikan  

KENDARI, LENTERASULTRA.COM - Fintech peer to peer lending atau yang biasa dikenal pinjaman online ilegal seperti tidak ada habisnya. Setelah menindak ribuan pinjaman tanpa...

Tiba di Sultra, Mendagri Ketemu Kawan Lama dan Pakai “Kampurui” Khas Buton

KENDARI, LENTERASULTRA.COM- Menteri dalam negeri (Mendagri) Prof. Tito Karnavian akhirnya tiba di Sulawesi Tenggara, Kamis (9/7/2020). Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) periode 13 Juli...

Mendagri Larang Bansos Berlabel Nama Kepala Daerah

KENDARI, LENTERASULTRA.COM -  Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Sulawesi Tenggara akan diselenggarakan serentak Desember 2020. Setidaknya ada tujuh daerah di Sultra yang akan menghelat...