Didampingi Jurnalis Senior, Milenial Baubau Antusia Ikuti Pelatihan Penulisan Konten Pariwisata

36
Jurnalis senior, Andi Sangkarya Amir, memberikan materi terkait penulisan konten pariwisata. Foto: Ist. 

BAUBAU, LENTERASULTRA.COM – Peserta workshop ekonomi kreatif subsektor media, penulisan konten dan fotografi pariwisata di Kota Baubau sangat antusias. Sejumlah karya pun tercipta ketika memasuki sesi pelatihan penulisan konten pariwisata.

Salah satu pemateri, Andi Sangkarya Amir, sepertinya sukses merangsang keingintahuan peserta saat memasuki pelatihan penulisan konten pariwisata. Jurnalis senior ini menyampaikan materinya jauh dari kesan kaku dan formal. Selingan poin-poin materi pelatihan yang disajikan ikut mengajak peserta melihat persoalan-persoalan di sekitar mereka menyangkut produksi konten.

Selama pelatihan, peserta banyak belajar tentang mengapa menulis itu penting, bagaimana memulai sebuah tulisan, struktur tulisan, syarat menulis, angle atau sudut pandang, panduan menulis. Agar lebih mudah dipahami, peserta diperlihatkan penyusunan tulisan dengan objek wisata andalan di Kota Baubau. Misalnya, memanfaatkan 5W+1H atau what, who, when, where, why, dan how lalu diimpelentasikan pada objek Benteng Keraton Buton.

“Baubau ini kota yang luar biasa, banyak potensinya, banyak hal yang menanrik di sektor pariwisata, dan kita mau juga teman-teman mengambil peran di situ dengan apa yang teman-teman punya,” ucapnya, Selasa (23/11/2021).

Andi mengatakan, menulis sebenarnya mendorong seseorang untuk mencari tahu sesuatu yang baru.

-IKLAN-

“Ketika teman-teman ketika mau membuat tulisan kedepankan dulu fokusnya seperti apa,” tambahnya.

Selama sesi pelatihan penulisan konten, peserta cukup antusias memberikan pertanyaan, begitu juga menulis konten wisata. Mereka mengangkat produk usaha yang sedang digeluti, mempromosikan sektor wisata bahari dan sebagainya.

Secara singkat materi ini menyampaikan bahwa tulisan adalah hadiah untuk generasi mendatang, dalam menulis pilihlah angle atau sudut pandang yang menarik, lalu susunlah karya tulis dengan menggunakan bahasa yang memikat pembaca. Komponen 5W+1H bisa menjadi pilihan saat menyusun tulisan kita. Penulis juga bisa memberikan judul yang menarik.

Namun sebelum menyebarkannya, pastikan tulisan tersebut kembali dibaca dan direvisi untuk menghindari kesalahan informasi. Tulisan akan lebih bagus jika ditambahkan dengan foto yang relevan. Media penyebaran konten bisa menggunakan media sosial, sebab ruang dan waktunya sangat cukup mendukung tulisan kita segera diakses pembaca dari mana saja.

Reporter: Ilma

Editor: Wulan

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.