World Superbike Mandalika: 25.000 Penonton Diizinkan Masuk Arena

43

-IKLAN-

 

JAKARTA, LENTERASULTRA.COM – Indonesia dipastikan siap menggelar ajang balap dunia, World Superbike (WSBK) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang dijadwalkan 19-21 November 2021.

Otoritas hanya menizinkan 25.000 penonton masuk arena dengan syarat telah divaksin dua dosis dan sudah sudah divaksinasi lengkap. Menko Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto memastikan penerapan protokol kesehatan yang ketat pada ajang tersebut.

“Tidak hanya World Superbike (WSBK), namun ada tiga rangkaian event, yaitu Indonesia Asia Talent Cup pada tanggal 12-14 November, dan persiapan untuk MotoGP tahun depan,” ujar Airlangga dikutip Selasa (12/10/2021).

Sebagai penanggung jawab pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) luar Jawa-Bali, Airlangga menyatakan telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait mengenai persiapan teknis penyelenggaraan ajang berskala internasional ini.

“Telah diputuskan jumlah penonton hanya 25.000 dengan syarat dua dosis (vaksin), sudah divaksinasi lengkap. Pelaksanaan karantina untuk kru dan tim selama lima hari,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah juga akan mempercepat vaksinasi bagi masyarakat di sekitar lokasi penyelenggaraan. Vaksinasi untuk masyarakat masyarakat di Lombok Tengah ditargetkan minimal 50 persen untuk dosis kedua.

“TNI-Polri nanti akan diminta untuk mengakselerasi agar sebelum penyelenggaraan balapan, vaksinasi sudah tercapai 50 persen. Kemudian ditargetkan minimal 70 persen dosis pertama di seluruh kabupaten di Pulau Lombok,” jelas Airlangga.

Kemudian, juga akan dilakukan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Protokol Kesehatan untuk pengawasan di lokasi acara, penyediaan masker secara gratis, hingga pengawasan yang dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19, TNI, dan Polri.

“Menteri Dalam Negeri (Mendagri) akan mengeluarkan Instruksi (Inmendagri) terkait dengan peraturan detail teknis penyelenggaraan Superbike,” kata Airlangga.

Mengenai asesmen situasi pandemi, Airlangga menegaskan bahwa saat ini NTB sudah berada pada level 1.

“Terkait dengan level asesmen, di NTB sudah secara provinsi berada di level 1, sedangkan di 5 kabupaten/kota di Pulau Lombok, 3 kabupaten/kota di level 2 dan 2 kabupaten di level 1,” tandasnya. (ATN)

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU