Hotel Claro Kendari Rekrut Karyawan dari Peserta Pemagangan Transnaker

125
Ketua FKJP Sultra Andi Syamsul Bahri menyerahkan sertifikat kepada peserta program pemagangan dalam negeri program pendidikan dan pelatihan Satker Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Transnaker) Sultra, di aula Transnaker, Senin (11/10/2021). Foto: Ist. 

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Sebanyak 30 peserta pemagangan program pendidikan dan pelatihan vokasi Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Transnaker) Sulawesi Tenggara tahun 2021 direkrut sebagai karyawan di Hotel Claro Kendari. Mereka sebelumnya mendapatkan pendidikan dan latihan selama 5 (lima) bulan di hotel tersebut sebagai lokasi pemagangan.

“Hasil evaluasi dan laporan pembimbing di tempat mereka magang seluruh peserta direkrut sebagai karyawan di Hotel Claro Kendari,” ujar Kasi pembinaan dan pelatihan produktifitas Dinas Transnaker Sultra Arman Jaya Saboli, SP, M.Si saat menyampaikan laporannya pada penutupan program pemagangan dalam negeri gelombang kedua Satker Dinas Transnaker Sultra program pendidikan dan pelatihan vokasi tahun 2021 di aula Transnaker, Senin (11/10/2021).

Selain di Hotel Claro, kata Arman, sejumlah perusahaan juga langsung merekrut peserta pemagangan yakni, RS Hati Mulia, Maxcel Depo Teknik dan Bangunan, Hotel Plaza Inn Kendari, Hotel Azizah Zahriah, Salon Andira serta Penjahit Rina.

Salah satu hasil dari pemagangan berupa kemampuan merias pengantin dan baju adat oleh peserta yang ditempatkan di Salon Andira. Foto: Ist. 

Menurutnya, total peserta pemagangan angkatan kedua tersebut sebanyak 100 orang di tempatkan di 7 perusahaan 63 diantaranya direkrut sebagai karyawan.

“Program ini tidak lain bertujuan meningkatkan kompetensi peserta magang agar sesuai kebutuhan industri/perusahaan dengan memanfaatkan sumber daya di perusahaan,” ujarnya.

-IKLAN-

Kompetensi dan keterampilan peserta magang juga diakui HR Manager Hotel Claro Kendari, Andi Kurniawati Nurung. Menurutnya, selama mengikuti pemagangan di berbagai divisi mereka mampu menguasai bidang tugasnya.

“Hasil evaluasi kami mereka kompeten dan layak direkrut sebagai karyawan,” akunya.

Ungkapan senada juga disampaikan Ketua Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan (FKJP) Sultra Ir Andi Syamsul Bahri, M.Si. Menurut dia, selama melakukan monitoring lapangan, seluruh peserta mampu mengaplikasikan teori dan praktek yang diberikan pembimbing maupun pemateri.

“Mereka lebih banyak praktek dibanding teori. Disamping itu langsung mengaplikasikan di tempat magang sesuai pilihannya,” ujar Syamsul Bahri.

Program pemagangan dalam negeri program pendidikan dan pelatihan vokasi tahun 2021 Satker Transnaker Sultra mendapat jatah 200 peserta. Jumlah tersebut dibagi menjadi dua angkatan, dimana setiap angkatan sebanyak 100 orang. Program tersebut berlangsung selama 5 (lima) bulan dengan satu bulan teori praktek dan 4 bulan magang di perusahaan. (*)

Redaksi

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU