Tangani Covid-19, RS Bhayangkara Gencarkan 4T

88
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sultra, AKBP dr Sukardi Yunus. Foto : Adhi

KENDARI, LENTERASULTRA.COM
Sudah lebih setahun, pandemi Covid-19 melanda tanah air. Namun sampai saat ini, belum juga ada tanda-tanda berakhir. Meski demikian, berbagai pihak terus berupaya mencegah dan memutus penyebaran virus Corona.

Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) salah satunya. Demi mencegah dan menangani penyebaran Covid-19, pihak rumah sakit tidak hanya giat turun di lapangan melakukan vaksinasi,  petugas kesehatan di rumah sakit Polisi itu, juga gencar melaksanakan 4T.

“Program 4T ini dilakukan sebagai upaya percepatan, pencegahan dan pengendalian Covid-19,” kata Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sultra, AKBP dr Sukardi Yunus. Dokter dengan dua melati di pundaknya ini menambahkan, program 4T yang dimaksud adalah Testing, Tracing, Treatment dan Transport.

Untuk mendeteksi virus corona, harus dilakukan testing melalui rapid antigen dan swab PCR. Pelaksanaanya dilakukan mobile, bisa di rumah, asrama hingga kantor, demi menegakan diagnosa dini.

-IKLAN-

“Tes ini banyak manfaatnya, karena dari sini bisa diketahui, apakah yang bersangkutan positif atau negatif,” sambungnya. Dari hasil testing ini kemudian dilanjutkan dengan tracing. Sasarannya, pihak keluarga yang bergejala atau melakukan kontak erat dengan pasien positif Covid-19 sesuai hasil swab antigen atau PCR.
Tracing ini dilakukan untuk mengetahui kasus positif lain, sehingga tidak menjadi sumber penularan COVID-19 di masyarakat.

Dari hasil tracing ini kemudian dilanjutkan dengan treatmen.  Yakni perawatan opname pasien Covid-19 bagi yang bergejala sedang atau berat serta melakukan home visite bagi yang terpapar Covid-19 dengan tanpa gejala atau gejala ringan. Serta melaksanakan isolasi mandiri dan melakukan pemeriksaan dasar dan pemberian obat atau vitamin bila ada keluhan.

Yang terakhir adalah transport. Yaitu menjemput pasien positif Covid-19 dengan indikasi opname dan mengantar ke rumah sakit Bhayangkara Kendari ataupun pengantaran jenazah  pasien terpapar Covid-19 ke pemakaman.

Dokter Sukardi mengatakan pelaksanaan 4T dalam penanganan covid-19 digencarkan agar  Rumah Sakit Bhayangkara mendapatkan minat dan kepercayaan dari stakeholder serta masyarakat sehingga menjadi pusat penanganan Covid-19 terutama bagi pegawai negeri pada Polri dan keluarga pada khususnya dan masyarakat lain pada umumnya.

Penulis : Adhi

 

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU