Tak Diizinkan Masuk, Puluhan Penumpang Kapal Malam Rute Kendari-Raha Terlantar

1.232

 

Puluhan penumpang kapal malam rute Kendari-Raha terlantar di pelabuhan. Foto: Husni Mubarak.

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Puluhan calon penumpang kapal malam di Pangkalan Perahu Kendari rute pelayaran Kota Kendari-Raha, Sulawesi Tenggara (Sultra), dipulangkan pada Minggu, (18/07/2021). Pemulangan tersebut menyusul perubahan jadwal kapal yang semula pukul 22.00 Wita yang dipercepat menjadi pukul 21.00 Wita.

Sebelum dipulangkan, penumpang yang terlantar tampak memaksa masuk ke area pelabuhan. Tetapi petugas yang berjaga menutup gerbang dan tak mengizinkan mereka masuk. Kepala Pos Pelabuhan Pangkalan Perahu Kendari, Hayruddin mengatakan, menjelang Hari Raya Idul Adha dan perayaan lainnya, penumpang yang diizinkan hanya 70 hingga 80 persen dari kapasitas kapal. Guna mengantisipasi adanya klaster penyeberangan menjelang H-2 Idul Adha, ia tak lupa mengimbau pengunjung agar tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Kita menjaga ketat setiap penumpang yang akan berangkat apalagi dalam situasi pandemi ini. Banyak yang mau masuk itu tidak ada tiketnya, makanya kita tidak izinkan masuk,” tambahnya.

Kendati demikian, saat penutupan gerbang dilakukan ada penumpang yang sudah mengantongi tiket tetapi tidak dapat berangkat disebabkan kapasitas kapal yang sudah penuh. Hayruddin menyebut, calon penumpang itu terpaksa kehilangan jadwal untuk berangkat. Di dalam tiket juga sudah tercatat bahwa jadwal pemberangkatan malam ini adalah pukul 21.00 Wita, tetapi mereka datang di pelabuhan diatas jam tersebut sehingga kapal sudah lepas tali.

Berdasarkan pantauan Lenterasultra, terlihat salah seorang penumpang yang ketinggalan dan sempat mengamuk di area loket dan meminta uangnya dikembalikan.

“Haknya kita kembalikan. Malam ini kapal hanya satu pemberangkatan saja dan besok malam lagi tetap operasi,” ujarnya.

Tampak puluhan penumpang nekat menunggu di area penyebrangan. Sementara beberapa penumpang lainnya pulang ke rumah masing-masing. (B)

Reporter: Husni Mubarak

Editor: Wulan

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU