Diawali Asap Hitam Tebal, Pasar Sentral Kendari Terbakar

555
Pasar Sentral kota Kendari terbakar. Sebelum sempat dilalap si jago merah, di lantai tiga pusat perkulakan itu, terlihat asap hitam tebal. Untungnya api bisa cepat dipadamkan Hingga tidak membesar dan menghanguskan bangunan lainnya. Foto : Istimewa

KENDARI, LENTERASULTRA.COM– Pedagang pasar sentral Kota Lama Kendari  terlihat panik, Senin (19/7/2021). Penyebabnya, lokasi berjualan mereka sehari-hari,  kembali dilalap si jago merah. Untungnya, api cepat dipadamkan hingga tidak  menghanguskan pusat perkulakan tersebut.

Kebakaran di Pasar Sentral kota lama Kendari terjadi sekitar pukul 10.20 WITA. Sumber api berasal dari lantai tiga, tepatnya dibekas pusat mainan anak-anak dream land. “Sumber apinya berasal dari dream land,” kata Lukman, kepala UPTD Pasar Sentral Kota lama Kendari, saat ditemui dilokasi kebakaran.

Saat kebakaran, tempat mainan anak-anak itu, memang sudah tidak berpenghuni. Pemiliknya, sudah meninggalkan lokasi tersebut, sejak awal pandemi Covid-19, awal 2020 lalu. Yang tersisa di tempat mainan anak-anak itu, hanya limbah yang jadi media tempat bermain, dan mudah terbakar.

Petugas pemadam kebakaran Kota Kendari, saat memadamkan api di lantai tiga pasar sentral Kota Kendari. Foto : Adhi

Lukman belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut.  Yang jelas sebelum kebakaran terjadi, dari atap lantai tiga pasar sentral, terlihat asap hitam tebal menjulang tinggi.

Kepulan asap hitam ini, cepat diantisipasi pedagang yang ada di pasar sentral. Mereka mencoba melakukan pemadaman seadanya. Tidak berselang lama, tujuh pemadam kebakaran kemudian datang.

Petugas pemadam kebakaran, lalu naik ke lantai tiga, sumber kebalaran. Mereka lalu menyemprotkan air di lantai yang masih berasap, di plafon kawasan bermain anak-anak, hingga atap pasar sentral. Api dan kepulan asap tebal akhirnya bisa diatasi.

Kebakaran di pasar sentral Kendari memang membuat panik seluruh pedagang di pusat perkulakan tersebut. “Kita panik, karena ini sudah kali kedua terbakar. Apalagi besok mau Idul Adha. Untungnya, api tidak membesar dan cepat dipadamkan,” kata Iker, salah satu pedagang.

Penulis : Adhi

 

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU