Bangun Kesadaran Masyarakat Taat Prokes dan Vaksinasi melalui Posko PPKM Tingkat Kelurahan

38
Posko PPKM Kelurahan Anawai, Kota Kendari. Foto: Roro.

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Sebagai kota dengan kategori PPKM Mikro level 4, berbagai upaya kini dilakukan Pemerintah Kota Kendari untuk menekan laju perkembangan Covid-19 yang kian tinggi. Sosialisasi bersama TNI Polri dan instansi terkait pun resmi dilakukan mulai pada 8 s.d 9 Juli 2021.

Namun beberapa pekan sebelumnya, PPKM Mikro pun telah dibentuk oleh personel Polri. Seperti yang dibentuk oleh Polsek Baruga. Di wilayah houum Polsek Baruga, terdapat delapan posko yang tersebar di 13 kelurahan yang ada. Kapolsek Baruga, AKP I Gusti Komang Sulastra mengatakan, tujuan utama Posko PPKM Mikro adalah sebagai pusat edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk patuh protokol kesehatan, seperti taat menggunakan masker, memiliki kesadaran diri untuk rajin mencuci tangan, serta menghindari kerumunan. Jika edukasi ini tidak diindahkan barulah dilakukan sanksi berupa teguran.

Ia menilai saat ini warga mulai menunjukkan perubahan yang lebih baik. Banyak warga yang mulai sadar akan pentingnya protokol kesehatan di lingkungan mereka. Termasuk menjadikan vaksinasi covid-19 sebagai kebutuhan untuk kesehatan.

“Kebijakan diawali dengan edukasi untuk taat prokes, sanksi teguran akan diberikan jika ada masyarakat yang tidak mengindahkan kebijakan yang diterapkan pemerintah,” ujarnya.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Anawai, Aipda Madukala Kundoro mengatakan, di Posko PPKM Anawai ini, telah dibentuk petugas yang piket setiap harinya. Petugas piket ini berasal dari semua lini. Mulai dari petugas kesehatan di Puskesmas, staf kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga Ketua RW.

“Tingkat kepatuhan warga bisa dikatakan hampir 90 persen. Tingkat kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan cukup tinggi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua RW 04 Kelurahan Anawai H. Usman mengatakan, dari hampir 1200 warga RW 04 yang masuk kategori wajib vaksin, 50 persen atau sekitar 600 warga telah melakukan vaksinasi secara massal yang dilaksanakan di Kelurahan. Jumlah ini belum termasuk ASN dan karyawan yang telah melakukan vaksinasi di tempat kerjanya.

Meskipun pada awalnya masyarakat cukup sulit menerima anjuran vaksin, namun setelah mendapat pemahaman, kini kesadaran warga mulai tinggi.

“Awalnya seperti itu, tapi setelah ada imbauan pemerintah sekarang biar kami hanya sampaikan melalui grup whatsapp mereka dengan kesadaran dirinya mendata namanya untuk ikut vaksin,” ujarnya.

Bentuk kepedulian warga ini juga ditunjukkan saat terdapat lima warga yang terpapar Covid-19. Dukungan mengalir dari warga lainnya untuk memberikan dukungan moril hingga bantuan bahan makanan. Imam Masjid di Kelurahan Anawai Halidu mengatakan, warganya bahkan memiliki program Jumat Berkah. Melalui program ini, warga dan kelompok majelis taklim mengumpulkan sumbangan untuk memberikan bantuan. Mulai dari makanan hingga buah-buahan untuk warga yang positif Covid-19 maupun OTG yang menjalani isolasi.

 

Reporter: Roro

Editor: Wulan

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU