Industri Tambang di Indonesia Gerak Cepat Dukung Vaksinasi Covid-19

72

-IKLAN-

JAKARTA, LENTERASULTRA.COM – Industri pertambangan di Indonesia bergerak cepat mendukung arahan Presiden Joko Widodo dalam mempercepat herd immunity (kekebalan kelompok) melalui vaksinasi Covid-19. Sejumlah perusahaan tambang mulai menggalakkan vaksinasi karyawan baik secara mandiri maupun dengan cara  bekerjasama pemerintah.

Di Provinsi Sulawesi Tenggara, Pemerintah Daerah setempat menggandeng PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) melakukan vaksinasi terhadap 1400 Warga di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka. Dari jumlah itu, 80 persen diantaranya adalah karyawann CNI. Sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) yang sedang membangun smelter Nikel di Kabupaten Kolaka, CNI mendukung penuh upaya pemerintah untuk mempercepat vaksinasi secara nasional sebagai jalan mengakhiri pandemi Covid-19.

“Target vaksinasi ini akan menyasar sebanyak 1400 Warga, dimana 80 persen diantaranya adalah karyawan CNI. Tahap pertama kami diberikan sebanyak 697 vaksin yang diperuntukkan bagi karyawan dan warga, terutama mereka yang sudah berusia lanjut (manula),” kata Andi Perdana Kahar, Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 PT CNI, dikutip dari asiatoday.id.

Direktur Utama PT CNI Derian Sakmiwata sebelumnya menginstruksikan kepada seluruh karyawan dan mitranya yang berada di site Wolo PT CNI untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 demi menyukseskan program pemerintah. Instruksi vaksinasi ini bertujuan memperkuat sistem kekebalan komunal untuk melawan virus Covid-19 yang selama ini meresahkan, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh dan menjaga produktifitas dan meminimalkan dampak ekonomi dan sosial.

Sementara itu, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) juga melaksanakan vaksinasi terhadap pegawai PTBA dan anak perusahaannya melalui Sentra Vaksinasi Bersama yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN, bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan di lokasi kerja Jakarta.

Sekretaris Perusahaan Bukit Asam Apollonius Andwie mengatakan, untuk pegawai di lokasi kerja lainnya, PTBA bersama anggota Holding Industri Pertambangan (MIND ID) telah bekerja sama dengan Kimia Farma dalam Program Vaksin Gotong Royong yang jadwalnya disesuaikan dengan ketersediaan vaksin.

Sedangkan perusahaan tambang batu bara PT Indika Energy Tbk telah memulai pelaksanaan program Vaksinasi Gotong Royong  bagi karyawan Indika Energy Group dan perusahaan afiliasinya, secara bertahap yang dimulai sejak  9 Juni 2021 dengan total 21.650 karyawan dan keluarga.

Tahap pertama dilakukan terhadap 3.000 karyawan perusahaan milik konglomerat Agus Lasmono Suwikatmono ini di Jabodetabek dan berbagai wilayah operasional lainnya. Pada tahapan ini, vaksin yang digunakan adalah Sinopharm, yang telah lolos standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta telah mendapatkan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Direktur Utama Indika Energy, Arsjad Rasjid menuturkan bahwa Indika Energy mendukung penuh program Vaksinasi Gotong Royong yang digagas oleh Pemerintah dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia dalam rangka mencapai kekebalan kolektif (herd immunity), sekaligus melindungi karyawan dan keluarganya terhadap penyebaran Covid-19. Hingga Senin (21/6/2021), kasus positif Covid-19 di Indonesia telah menyentuh angka 2.004.445 orang, terhitung sejak kasus pertama diumumkan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020 lalu. (ATN)

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU