Persentasi Angka Pengangguran di Sultra Meningkat Hingga 15.843 Orang

329
Kantor Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tenggara. Ist.

KENDARI, LENTERASULTRA.COM – Badan Pusat Statistik ( BPS) Provinsi Sulawesai Tenggara telah mengeluarkan rilis pada bulan November 2020 terkait jumlah angkatan kerja di Sultra pada Tahun 2020, dari total penduduk usia kerja sebanyak 1,93 juta orang. Persentase penduduk usia kerja yang terdampak Covid -19 sebesar 11,35 persen. Kondisi pandemi yang terjadi  pada awal tahun 2020 ternyata berpengaruh besar terhadap kondisi perekonomian Indonesia termaksuk di Provinsi Sulawesai Tenggara.

Seperti yang telah di ketahui Covid -19 muncul pertama kali di Wuhan, China, pada Desember 2019. Tanggal 13 Januari 2020 terdapat kasus baru Covid -19 di luar China untuk pertama kalinya. Sedangkan di Indonesia kasus pertama yang diumumkan Presiden pada tanggal 2 Maret 2020. Selanjutnya, Covid -19 dinyatakan sabagai pandemi oleh WHO pada tanggal 16 Maret 2020.

Pada Februari-Agustus 2020 (c) enduduk yang bekerja dengan status sementara tidak bekerja dan (d) penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja.

“Kondisi (c) dan (d) merupakan dampak pandemi Covid-19 yang dirasakan oleh mereka yang saat ini masih bekerja. Sedangkan kondisi (a) dan (b) merupakan dampak pandemi Covid-19 bagi mereka yang berhenti bekerja,” ujarnya.

Ia melanjutkan, dari penduduk usia kerja yang mencapai 1.934.802, terdapat 219.672 orang yang terdampak Covid-19 atau 11,35 persen.

Sementara itu, jumlah pengangguran sebanyak 61.860 orang, mengalami peningkatan sekitar 15.843 orang 34,43 persen dibanding Agustus 2019, dan bertambah sebanyak 20.559 orang atau 49,78 persen dibanding Agustus 2018.

Berkurangnya jam kerja adalah dampak Covid-19 yang paling banyak dirasakan penduduk usia kerja, yaitu sebanyak 184.689 orang atau 84,07 persen. Sementara tidak bekerja Karena Covid-19 sebanyak 18.145 orang atau 8,26 persen serta Pengangguran karena  Covid-19 sebanyak 10.766 orang atau 4,90 persen.

“Pengangguran karena Covid-19 ini adalah pengangguran yang berhenti bekerja karena Covid-19 selama Bulan Februari-Agustus 2020,” imbuhnya.

Terakhir, Bukan Angkatan Kerja (BAK) karena Covid-19 yang merupakan penduduk usia kerja yang termasuk kategori BAK dan pernah berhenti bekerja karena Covid-19 selama Bulan Februari – Agustus 2020.

“Untuk Provinsi Sulawesi Tenggara ada sebanyak 6.072 orang atau 2,76 persen,” tutupnya. (Ads/ Sri Ariani)

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU

Buruh Tolak THR Dicicil

Para pekerja meneriakkan slogan-slogan saat protes menuntut kenaikan upah di Jakarta 1 November 2013. (Foto: Reuters/Beawiharta) JAKARTA,…