BPBD Kolaka Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di Acara Workshop BNPT

623

 

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiasiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kolaka, Bustan saat menyampaikan sosialisasi pencegahan Covid-19 kepada peserta workshop BNPT, Rabu (30/09/2020).  –foto:lenterasultra.com

KOLAKA, LENTERASULTRA.COMBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kolaka rutin melaksanakan sosialisasi di acara-acara resmi diselenggarakan lembaga pemerintahan maupun non pemerintah sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut. Seperti kegiatan dilaksanakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerjasama Forum Kordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sultra, Rabu (30/09/2020).

Kegiatan bertemakan Perempuan Agen Perdamaian dalam Pencegahan Radikalisme dan Terorisme diikuti puluhan kaum perempuan berasal dari organisasi kemasyarakatan, profesi hingga keagamaan.

“Sisipan” sosialisasi BPBD Kabupaten Kolaka tersebut setidaknya menyampaikan pesan-pesan penting kepada seluruh peserta workshop agar tidak meremehkan penyebaran Covid-19 yang saat ini memasuki tahap-tahap mengkhawatirkan.

“Meski Kabupaten Kolaka ini penyebaran Covid-19 masih terkendali, namun kita jangan lengah. Semua unsur harus menyadari kalau saat ini memasuki tahap mengkwatirkan penyebaran Covid-19,”ujar Bustan, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kolaka.

Kepada seluruh peserta workshop, Bustan tetap mengingatkan pentingnya menerapkan prinsip 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) di setiap aktivitas. Ini merupakan cara mencegah meluasnya penyebaran Covid-19.

Suasana saat workshop BNPT dimana seluruh peserta diwajibkan menggunakan masker serta mengatur jarak selama kegiatan berlangsung. –Foto lenterasultra.com–

Sekretaris FKPT Sultra Muslihi mengungkapkan, seluruh kegiatan BNPT di Sultra tetap menjalankan protocol kesehatan secara ketat. Proses itu dimulai sejak peserta melakukan registrasi seperti mencuci tangan, mengukur suhu tubuh, menggunakan masker dan face shield hingga pengaturan jarak di dalam ruangan.

“Itu menjadi wajib setiap kami melakukan kegiatan. Semua peralatan pelindung diri (APD) seperti masker, handsanitizer hingga faceshield disiapkan panitia dan wajib dikenakan seluruh peserta selama kegiatan berlangsung,”ujar Muslihi.

-IKLAN-

Tidak hanya itu, kata dia, pengelola tempat acara disyaratkan menyiapkan fasilitas seperti tempat cuci tangan, handsanitizer hingga kebutuhan makan dan minum peserta. Jika kegiatan sebelum pandemi penyiapan makan dan minum peserta dalam bentuk prasmanan, selama pandemi tidak Nampak sama sekali.

“Kuatirnya peserta akan bergerombol serta susah mengatur jarak. Jadi makanannya disiapkan di wadah khusus dan dibagikan satu persatu,”jelasnya. (*)

Tim Liputan Lenterasultra.com

***

#cucitanganpakaisabun #cucitangan #ingatpesanibu

#ingatpesanibucucitangan #ingatpesanibujagajarak

#ingatpesanibupakaimasker #jagajarakhindarikerumunan

#jagajarak #pakaimasker #satgascovid-19

Pesan Redaksi:

Mari bersama-sama mencegah Penyebaran Covid-19. Lenterasultra.com mengajak seluruh pembaca ikut mengkampanyekan gerakan 3 M lawan Covid-19, dengan selalu menerapkan protocol kesehatan di setiap aktivitas sehari-hari. Ingat pesan Ibu, pakai masker, selalu mencuci tangan dan tetap menjaga jarak serta hindari kerumunan. (*)

Komentar Facebook

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU