Bupati dan Wakil Bupati Buton Kompak Keliling Bagi-bagi Masker di Pasar

1.222
Bupati Buton, La Bakry bersama Wakilnya Iis Elianti saat membagi-bagikan masker kepada sejumlah pedagang dan pengunjung pasar di Pasar Wajo. Foto-Istimewa

BUTON, LENTERASULTRA.COM– Hubungan Bupati dan Wakil Bupati di beberapa daerah biasanya kerap mempertontonkan hubungan yang tidak harmonis. Namun di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), hal ini tidak berlaku. Bupati dan Wakil Bupati masih terlihat kompak dalam berbagai kegiatan.

Pemandangan ini terlihat lagi saat Pandemi Covid-19 melanda dunia termasuk Indonesia. Bupati Buton, La Bakry dan Wakilnya Iis Elianti, turun bersama-sama menemui warganya dalam mensosialisasikan bahaya virus corona. Lokasi yang dipilih adalah pasar Kalomo dan Sabho, Kecamatan Pasarwajo. Di dua lokasi perkulakan ibukota Kabupaten Buton itu, pasangan pemimpin di Kabupaten Buton ini berjalan kaki bersama-sama menemui pedagang dan pembeli.

Dengan didampingi Kapolres Buton, AKBP Agung Ramos Parentongan Sinaga, Sekretaris daerah,  La Ode Zilfar Djafar, Ketua TP PKK Buton, Delia Montolalu La Bakry, Komandan Rayon Militer (Danramil) 1413-02/ Pasarwajo, Kapten Inf Bahari,  serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Buton, La Bakry dan Iis Elianti terlihat membagi-bagikan masker dan memberi edukasi kepada setiap penduduknya yang dijumpai. Bahkan Bupati dan Wakil Bupati nampak beberapa kali memasangkan langsung masker kepada warganya.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronairus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Buton, yakni Bupati Buton, Drs. La Bakry,  mengatakan 10 ribu masker akan dibagikan kepada masyarakat Kabupaten Buton sebelum hingga pelaksanaan ibadah puasa di Bulan Ramadan. Ini dilakukan sebagai langkah untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus corona (COVID-19).

“Masker dibagikan pada penjual dan pengunjung pasar yang melakukan aktivitas di luar rumah,” kata Bupati Buton, usai melakukan kegiatan pembagian masker di Pasar Sabho.
Ketua DPD Golkar Buton ini mengharap dengan adanya pembagian masker secara gratis kepada masyarakat akan semakin banyak yang sadar tentang penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah.

“Ribuan masker yang dibagikan kepada para pengunjung pasar maupun pedagang secara gratis semua berasal dari pengrajin yang bekerjasama dengan dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Buton. Dan saat ini masih dalam proses tahap produksi lagi,” katanya.

Rencananya, kata Bupati Buton, Satgas Covid-19 Buton akan membagikan masker di semua kecamatan di wilayah Kabupaten Buton. “Pembagian masker gratis dilakukan secara bertahap hingga seluruh kecamatan di Kabupaten Buton,” katanya.

Sementara Wakil Bupati Buton, Iis Elianti mengungkapkan, selain membagikan masker juga memberikan edukasi dan pemahaman terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di kalangan pedagang dan pengunjung pasar. “Maskernya langsung dipakai ya bu,” kata Iis Elianti saat menyerahkan masker kepada sejumlah pedagang. Sambil berjalan kaki di dalam pasar, istri Umar Samiun, mantan Bupati Buton ini terlihat terus membagikan masker. Saat menjumpai ibu rumah tangga, salah satu pengunjung pasar yang tidak memakai masker, Iis langsung menghentikan langkahnya. Dia kemudian memberikan serta memasangkan masker yang dipegangnya. “Maaf ya bu, tolong pakai masker ya. Sini saya pasangkan bu,” kata Iis

Kapolres Buton dan jajaran juga membagikan masker mulai dari para pedagang hingga juru parkir di dua pasar tersebut. Kapolres juga menyampaikan kepada warga agar selalu menggunkaan masker ketika berada diluar rumah untuk keselamatan bersama.”Jangan lupa pakai masker jika beraktivitas di luar rumah,” ujar Kapolres Buton sambil membagikan pada warga.

Usai membagikan masker pada warga, La Bakry M.Si bersama Iis Elianti kemudian menyerahkan bantuan sembako bagi masyarakat Kabupaten Buton yang terdampak virus corona atau covid-19 melalui Kepala Desa/Lurah.

Sebanyak 5 ribu Kepala Keluarga (KK) ditargetkan untuk diberikan bantuan. Setiap KK mendapatkan 20 kilogram beras melalui kades dan Lurah. “Nanti kepala desa dan lurah yang akan mengambil berasnya. Selanjutnya RT yang akan membagikannya ke warga agar tidak ada kerumunan warga di kantor,” sambungnya.
Bupati juga menegaskan agar seluruh Lurah dan Kepala Desa mendata warga KK Miskin yang layak dan belum mendapatkan bantuan sehingga semua dapat terlayani. La Bakry berharap sebelum puasa, penduduknya yang terdampak covid sudah menerima sesuai hak-haknya.

Penulis : Adhi

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BERITA TERBARU

Buruh Tolak THR Dicicil

Para pekerja meneriakkan slogan-slogan saat protes menuntut kenaikan upah di Jakarta 1 November 2013. (Foto: Reuters/Beawiharta) JAKARTA,…