Kronologi Meledaknya Laboratorium PT OSS

653
BERBAGI
Suasana saat labroatorium PT OSS meledak. (Istimewa)

KENDARI, LENTERASULTRA.COM –¬†Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), AKBP Harry Goldenhardt memaparkan kronologi meledaknya laboratorium PT Obsidian Stainles Stell (OSS) pada Rabu, (14/8/2019).

Menurut Harry, awalnya pada sekitar pukul 08.00 WITA, beberapa pekerja lokal di PT OSS bekerja seperti biasanya di dalam Gedung Laboratorium PT OSS. Dimana, mereka sedang nelakukan pembenahan ruangan yang tengah dalam tahap finishing. Selain itu, ada juga beberapa TKA (Tenaga Kerja Asing) asal China yang sedang melakukan pekerjaan konstruksi pengelasan anak tangga yang menuju lantai dua.

Iklan

Belum diketahui bagaimana pastinya, sekitar pukul 10.45 WITA, tiba-tiba muncul kepulan asap dari ruanga laboratorium. Ruang tersebut merupakan tempat penyimpanan bahan-bahan kimia.

BACA JUGA:  Laboratorium PT OSS Meledak, 19 Karyawan Keracunan

Adapun ruangan tersebut, terletak di lantai dasar dan berhubungan langsung dengan tempat pengelasan anak tangga yang sedang dikerjakan oleh TKA China tersebut.

“Selang berapa saat kemudian terdengar ledakan keras dari ruangan laboratorium tersebut. Sehingga para karyawan yang mayoritas adalah perempuan berlarian keluar gedung untuk menyelamatkan diri,” terangnya di Kendari, Rabu, (14/8/2019).

“Pada saat itu pula langsung dilakukan pemadaman dengan menggunakan alat pemadam oleh karyawan TKA China dan dibantu oleh beberapa karyawan lokal yang pada saat itu berada di sekitar lokasi,” sambungnya.

BACA JUGA:  Laboratorium PT OSS Meledak, 19 Karyawan Keracunan
loading...
loading...

Ia menambahkan, hingga saat ini penyebab ledakan dan kebakaran diduga karena percikan api las yang mengenai bahan kimia yang berada di ruang laboratorium.

“Untuk sementara penyebab kebakaran diduga karena percikan api las yang mengenai bahan kimia yang berada di Ruang Laboratorium,” katanya.

Adapun ledakan, dugaan sementara berasal dari AC duduk yang ada di dalam ruangan laboratorium tersebut.

“Saat ini kami masih periksa saksi-saksi yah, dan pihak kami juga masih melakukan olah TKP di tempat kejadian,” tutupnya.

Reporter: Ilham
Editor: Restu Fadilah
Komentar Facebook
BERBAGI